Perbedaan Conwood dan WPC: Mana yang Lebih Tahan Air, Awet, dan Cocok untuk Outdoor?
Dalam dunia konstruksi dan desain eksterior, pemilihan material menjadi faktor penting yang menentukan daya tahan, estetika, dan biaya perawatan jangka panjang. Dua material yang sering dibandingkan untuk kebutuhan outdoor adalah Conwood dan WPC (Wood Plastic Composite).
Keduanya sama-sama populer sebagai alternatif kayu alami, namun memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda, terutama untuk area luar ruangan yang terpapar hujan, panas, dan kelembapan tinggi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan Conwood dan WPC, sekaligus menjawab pertanyaan penting: mana yang lebih tahan air, lebih awet, dan paling cocok untuk outdoor?
Apa Itu Conwood?

Conwood adalah material bangunan berbasis semen (cement board) yang dikombinasikan dengan serat selulosa. Tampilan permukaannya menyerupai kayu alami, sehingga sering digunakan sebagai pengganti kayu solid untuk aplikasi eksterior.
Karakteristik Conwood
-
Berbahan dasar semen
-
Tampilan mirip kayu alami
-
Tidak dimakan rayap
-
Kuat dan kokoh
Conwood banyak digunakan untuk:
-
Fasad bangunan
-
Lisplang
-
Plafon outdoor
-
Dinding eksterior
Apa Itu WPC (Wood Plastic Composite)?

WPC (Wood Plastic Composite) adalah material komposit yang terbuat dari campuran serbuk kayu dan plastik (biasanya HDPE atau PVC). Material ini dirancang khusus untuk penggunaan luar ruangan dengan ketahanan tinggi terhadap air dan cuaca ekstrem.
Karakteristik WPC
-
Campuran kayu dan plastik
-
Tahan air dan lembap
-
Anti jamur dan rayap
-
Minim perawatan
WPC umum digunakan untuk:
-
Teras outdoor
-
Balkon
-
Taman dan area publik
Perbedaan Conwood dan WPC Secara Umum
Berikut ringkasan perbedaan utama antara Conwood dan WPC:
| Aspek | Conwood | WPC |
|---|---|---|
| Bahan dasar | Semen + serat | Serbuk kayu + plastik |
| Ketahanan air | Cukup tahan, tapi menyerap | Sangat tahan air |
| Ketahanan cuaca | Baik | Sangat baik |
| Perawatan | Perlu cat/pelapis | Minim perawatan |
| Bobot | Lebih berat | Lebih ringan |
| Tekstur | Mirip kayu asli | Kayu modern |
| Aplikasi utama | Dinding & fasad | Deking & lantai |
Mana yang Lebih Tahan Air?
Jika membahas ketahanan terhadap air, WPC unggul dibanding Conwood.
-
Conwood masih memiliki pori-pori karena berbasis semen. Dalam kondisi lembap atau sering terkena air, material ini dapat menyerap air jika tidak dilapisi coating yang baik.
-
WPC mengandung plastik sehingga tidak menyerap air, tidak mengembang, dan tidak mudah lapuk.
👉 Kesimpulan:
WPC lebih tahan air dan lebih aman untuk area basah seperti kolam renang dan teras terbuka.
Mana yang Lebih Awet untuk Outdoor?
Dari segi keawetan jangka panjang:
Conwood
Kelebihan:
-
Kuat dan tidak dimakan rayap
-
Tidak mudah terbakar
-
Cocok untuk dinding luar
Kekurangan:
-
Bisa retak rambut jika pemasangan kurang tepat
-
Membutuhkan perawatan cat ulang
WPC
Kelebihan:
-
Tahan air & cuaca ekstrem
-
Tidak lapuk, tidak berjamur
-
Warna lebih stabil
Kekurangan:
-
Harga relatif lebih mahal
-
Tampilan tidak se-natural kayu solid
👉 Kesimpulan:
Untuk penggunaan outdoor jangka panjang, WPC cenderung lebih awet dan stabil dibanding Conwood.
Mana yang Lebih Cocok untuk Area Outdoor?
Pemilihan Conwood atau WPC sebaiknya disesuaikan dengan fungsi area:
Gunakan Conwood Jika:
-
Digunakan sebagai fasad atau dinding luar
-
Menginginkan tampilan kayu natural
-
Area tidak sering terkena genangan air
Gunakan WPC Jika:
-
Digunakan sebagai deking lantai outdoor
-
Area sering terkena air & panas matahari
-
Ingin material minim perawatan
Perbedaan dari Segi Perawatan
Perawatan Conwood
-
Perlu pengecatan ulang berkala
-
Perlu pelapis anti air
-
Pembersihan rutin agar tidak berjamur
Perawatan WPC
-
Cukup dibersihkan dengan air
-
Tidak perlu dicat
-
Tidak perlu coating tambahan
💡 WPC lebih unggul untuk pengguna yang ingin praktis dan minim biaya perawatan.
Perbedaan Harga Conwood dan WPC
Secara umum:
-
Conwood: Harga lebih terjangkau
-
WPC: Harga lebih mahal, tapi biaya perawatan rendah
Jika dihitung jangka panjang, WPC sering kali lebih ekonomis karena minim perawatan.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (Snippet Ready)
Mana yang lebih bagus, Conwood atau WPC?
Untuk area basah dan outdoor ekstrem, WPC lebih bagus. Untuk dinding dan fasad, Conwood masih sangat layak.
Apakah Conwood tahan hujan?
Tahan, tetapi perlu pelapis dan perawatan rutin agar tidak menyerap air berlebihan.
Apakah WPC cocok untuk kolam renang?
Ya. WPC sangat cocok untuk deking kolam renang karena anti air dan anti selip.
Kesimpulan
Perbedaan Conwood dan WPC terletak pada bahan dasar, ketahanan air, perawatan, dan aplikasi penggunaannya.
-
Conwood unggul dari segi tampilan kayu alami dan harga lebih terjangkau.
-
WPC unggul dari segi ketahanan air, keawetan, dan minim perawatan.
👉 Jika fokus pada outdoor basah & jangka panjang: pilih WPC.
👉 Jika fokus pada estetika fasad & budget: Conwood bisa menjadi pilihan.